Kamis, 31 Januari 2013

I Am Sorry To Hurt You


Pagi ini saat aku menyibukkan diriku di dalam kamarku. Suara itu terdengar jelas memanggilku “da, sudah makan?” dengan sedikit rasa sedih aku menjawab “belum” “ayah belikan makan ya” tangisku langsung pecah. Ya Allah, betapa jahatnya aku yang tega melukai hati orangtuaku. Kenapa aku dengan teganya melukai perasaan orang yang menyayangiku, memperhatikanku dan merawatku. Ya Allah, sampai 18 tahun ini apa yang sudah aku berikan pada mereka berdua?.
“Ayah Ibu, aku tak tahu sudah berapa banyak kesalahan yang kubuat, sudah berapa banyak kebohongan yang terucap, sudah berapa kata yang mengiris hati dan berapa banyak airmata yang kalian teteskan. Sudah beberapa hari ini, aku resah memikirkan kesalahanku pada kalian”.
“Ayah, maafkan aku. Seharusnya anak sulungmu mampu menjadi kebanggaanmu. Seharusnya aku bisa menjadi anak yang engkau harapkan. Seharusnya aku menghargai kerja kerasmu. Ayah, walaupun kau selalu diam dan terlihat seperti tidak memperhatikanku, tapi aku yakin kau begitu menyayangiku dan peduli padaku. Ayah, maaf telah membuatmu memikul dosa yang diperbuat oleh anakmu. Seharusnya aku tahu, dosa yang kuperbuat sebelum menikah adalah tanggunganmu. Maaf ayah, aku memberatkan hidupmu”.
“Ibu, aku tidak pernah bisa membayangkan bagaimana hariku tanpa dirimu. Diusiaku yang semakin bertambah, aku belum sedikitpun memberikan kebahagiiaan untukmu. Ibu, maafkan aku, seharusnya aku mampu menjadi penenang jiwamu. Bukan memberikanmu keluhan. Seharusnya aku mampu membuatmu tersenyum. Bukan menyakitimu dengan tingkah laku dan perkataanku. Diusiamu yang hampir setengah abad, engkau masih harus bekerja membantu ayah untuk menambah ekonomi keluarga. Betapa berdosanya aku saat aku tidak mematuhi perkataanmu. Ibu, maafkanlah anakmu. Maafkan aku ibu. Maafkan aku. Masih adakah surga di telapak kakimu untukku?”.
“Ayah, Ibu maafkan kesalahan anakmu. Aku akan berusaha menjadi anak yang baik untuk kalian. Ya Allah ampunilah dosa mereka”.
01 Februari 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar